Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa (22/9/2026) di zona merah. IHSG ditutup pada level 6.277, turun 107,68 poin atau 1,69% dibandingkan posisi sebelumnya.
Berdasarkan data RTI, IHSG sebenarnya mengawali perdagangan dengan berada di zona hijau. Pada pembukaan pasar, indeks tercatat di level 6.392.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi 6.423. Namun, tekanan jual kemudian membawa indeks turun hingga menyentuh level terendah di 6.258 sebelum akhirnya ditutup pada level 6.277.
Aktivitas perdagangan saham pada hari ini juga cukup tinggi. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp14,41 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 33,68 miliar lembar saham. Transaksi tersebut berlangsung sebanyak 2.161.325 kali.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 139 saham menguat, sementara 533 saham melemah dan 118 saham lainnya stagnan.
Tekanan terhadap IHSG juga terlihat dari kinerja indeks dalam beberapa periode. Secara bulanan, IHSG tercatat melemah 3,45%.
Dalam periode satu pekan terakhir, IHSG juga mengalami penurunan sebesar 2,85%. Sementara dalam enam bulan terakhir, indeks telah terkoreksi 20,94%.
Jika dihitung sejak awal tahun atau secara year to date (YtD), IHSG tercatat melemah 27,41%.
Dengan demikian, perdagangan hari ini menunjukkan tekanan cukup kuat di pasar saham domestik, setelah IHSG sempat bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan.












Leave a Reply