Hello from MU plugin

Relawan ANTA Khalid bin Walid Sulawesi Tengah dari Poso Buat Penerangan Lampu Jalan di Lokasi Bencana Aceh Tamiang

Array
Komentar 0

ACEH TAMIANG, Satunurani.com Selasa, (30/12/2025). Meski jarak tempuh sangat jauh dan waktu berhari-hari Tim Relawan ANTA Yayasan Khalid bin Walid Sulawesi Tengah Poso tiba di Aceh Tamiang pada hari Minggu, (28/12/2025).

Tim relawan ANTA yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Khalid bin Walid Ustadz Sugianto Kaimudin, setibanya di lokasi bencana Banjir Bandang langsung berkordinasi dengan Kepala Dusun untuk mendirikan Posko.

Masyarakat setempat berantusias dan haru menyambut kedatang Tim relawan ANTA yang jauh-jauh dari Kabupaten Poso Sulawesi Tengah datang ke tempat mereka.

Ustadz Sugianto Kaimudin mengatakan, jalan yang kami tempuh untuk menuju lokasi ini bukan hal yang dekat, berhari-hari harus kami lalu dan Alhamdulillah atas ijin Allah kami bersama Tim bisa sampai di lokasi ini dan berkumpul dengan saudara-saudara yang ada di Aceh Tamiang yang saat ini lagi terkena bencana.

“Selama kami di sini akan memanfaatkan se efesien mungkin waktu untuk fokus membantu para korban bencana, apapun yang bisa kami kerjakan terutama mengalir kan air bersih dan aliran listrik untuk para korban yang belum teraliri arus jaringan PLN,” ungkap Ustadz Sugianto Kaimudin.

“Pada hari pertama, Senin, (29/11/2025) kami telah mengerjakan pemasangan penerangan lampu jalan yang menggunakan daya tenaga Solar seal (tenaga Surya matahari) dan telah terpasang sebanyak sebelas titik lampu jalan, kini sudah bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar dan para relawan,” tuturnya.

Menurut salah seorang warga, dengan adanya lampu penerangan jalan ini sangat bermanfaat dan membantu sekali, kemaren kalau sudah malam kami tidak berani untuk jalan karena gelap gulita, berterima kasih sekali kepada relawan ANTA telah memasankan lampu jalan ini.

“Apa yang kami saksi langsung saat ini sungguh sangat mengharukan dampak dari bencana banjir bandang ini, selama ini hanya bisa di lihat dari tayangan vidio baik di media maupun di media sosial,” imbuhnya.

“Saya berdoa semoga masyarakat Aceh Tamiang sabar dan tabah dalam menghadapi bencana ini dan segera bangkit,” tutur Ustadz Sugianto. (Agus)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT