RAJA AMPAT, Satunurani.com – Sabtu, (07/03/2026). Guna mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat Indonesia, DPP Garda Satu bersinergi dengan Krakatau Steel (KS) membangun dapur SPPG MBG di daerah terpencil atau Daerah terdepan, terluar tertinggal (3T) di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Garda Satu membagi tiga tim, tim pertama yang dikomandoi Sekjen Garda Satu Solihin Pure setelah tiba di pelabuhan Kabare dari Kota Sorong dengan jarak tempuh 36 jam melanjutkan perjalana menuju Kampung Wawarnai, kecamatan Warwarbomi, via laut menaiki perahu motor dengan jarak tempuh kurang lebih 4 jam menuju lokasi pembangunan SPPG MBG Terpencil dengan membawa bahan bangunan pada Kamis, (05/03/2026) pagi. Namun tidak terlaksana, karena BBM di Kapung Kabare kosong sehingga baru bisa muat bahan bangunan Hari ini, Sabtu 07 Maret 2026. Karena buruh tidak ada, sehingga Sekjen inisiatif terjun langsung memikul semen. Smua ini Sekjen lakukan untuk memastikan pendirian Dapur Gizi di daerah terpencil segera berdiri dan akan mendistribusikan makan begizi kepada anak-anak sekolah di daerah terpencil, seperti terlihat pada video.

Tim kedua yang dikomandoi Ketua DPP Bidang Ekonomi Hasan Musad melanjutkan perjalan dengan kapal Perintis Sabuk Nusantara 56 menuju ke lokasi pembangunan SPPG MBG terpencil ke Kampung Kapadiri, Kecamatan Supnin dengan jarak tempuh kurang lebih 10 jam dengan membawa bahan bangunan.
Selanjutnya, tim ketiga yang dikomandani Jamaludin Musad Anggota Garda Satu Papua Barat Daya menuju ke lokasi pembangunan SPPG MBG daerah terpencil di Kampung Limalas Barat, Kecamatan Misool Timur pada hari Senin 9 Maret mendatang dengan jarak tempuh 36 jam dengan Kapal ASDP dari Pelabuhan Rakyat Kota Sorong dengan membawa bahan bangunan. (SN01)










Leave a Reply