Hello from MU plugin

Pramono Anung: Giant Sea Wall Perlu Segera Dimulai untuk Dukung Desalinasi Air Laut

Array
Komentar 0
gubernur-dki-pramono-anung-mengungkap-penyebab-pembangunan-gedung-sdn-cipete-utara-01-kebayoran-baru-jaksel-molor-hingga-hampi-1785387975645_169

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menang gapi usulan DPRD DKI Jakarta agar Pemprov mempertimbangkan teknologi desalinasi untuk mengolah air laut menjadi air bersih. Menurut Pramono, upaya tersebut berkaitan erat dengan pembangunan giant sea wall yang perlu segera dimulai.

 

Pramono mengatakan pengolahan air laut menjadi air tawar yang dapat dimanfaatkan masyarakat membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.

 

“Untuk mengubah air laut menjadi air tawar dan bisa digunakan, maka salah satu hal adalah giant sea wall-nya segera dimulai,” kata Pramono di kawasan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

 

Dia menjelaskan, pembangunan giant sea wall nantinya dapat mendukung ketersediaan pasokan air payau maupun air tawar yang kemudian dapat diolah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta melalui PAM Jaya siap melakukan pengolahan air tersebut apabila rencana pembangunan giant sea wall dapat segera direalisasikan.

 

“Dan untuk di Jakarta, itu memang kalau itu bisa dilakukan, maka suplai untuk air payau atau air tawar untuk kebutuhan diolah menjadi air yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dengan gampang pemerintah DKI Jakarta melalui PAM Jaya, kami siap untuk melakukan itu,” ujarnya.

 

DPRD Usulkan Teknologi Desalinasi

 

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengusulkan agar Pemprov DKI mulai mempertimbangkan teknologi desalinasi sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi potensi kekurangan air bersih di Jakarta.

 

Suhud menyebut teknologi tersebut telah digunakan di Kepulauan Seribu. Air laut diolah melalui proses desalinasi sehingga dapat menjadi air bersih atau air tawar.

 

“Mungkin juga langkah yang harus dilakukan adalah melakukan, di Kepulauan Seribu itu sudah ada desalinasi ya, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar,” kata Suhud di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (17/9/2026).

 

Menurut Suhud, pengalaman penerapan teknologi desalinasi di Kepulauan Seribu dapat menjadi pertimbangan bagi Pemprov DKI untuk mengembangkan solusi serupa dalam menghadapi potensi krisis air bersih di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Logo ATM - GIF 02-Small

POPULER

REKOMENDASI

MUNGKIN ANDA MELEWATKAN INI

iklan02