Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berencana mengubah nama Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika.
Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Menurutnya, perubahan nama itu tetap membawa fungsi yang sama, yakni menangani dan memberantas peredaran narkotika.
“BNN, badan melawan narkotika ya? Yang kita nanti akan perbaiki namanya ya, Badan Nasional Penanggulangan Narkotika,” kata Prabowo.
Prabowo menyebut BNN selama ini telah menjalankan upaya pemberantasan narkoba. Ia mengatakan lembaga tersebut berhasil mengungkap dan memberantas puluhan jaringan narkoba serta sejumlah kampung yang menjadi lokasi peredaran narkotika.
“Juga telah berhasil memberantas puluhan jaringan-jaringan narkoba, puluhan kampung-kampung narkoba,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyoroti keberadaan kampung narkoba di sejumlah wilayah Indonesia. Menurutnya, penindakan terhadap kawasan tersebut juga menghadapi risiko bagi aparat yang bertugas.
“Rupanya di Indonesia ini adalah kampung-kampung narkoba, ada kampung narkoba. Kalau petugas masuk petugas yang diserang. Sudah beberapa petugas kepolisian yang mati mau tertibkan narkoba,” jelas Prabowo.
Rencana perubahan nama tersebut disampaikan Prabowo bersamaan dengan penekanannya terhadap upaya pemberantasan jaringan narkotika dan kampung narkoba di Indonesia.











Leave a Reply