BERSATU KITA KUAT

Dr. Teguh Sumarno Disahkan Oleh Kemenkumham Pimpin PB PGRI 2023-2028

Komentar 0
foto: Jajaran pengurus baru PB PGRI Masa Bhakti XXIII Tahun 2023-2028
foto: Jajaran pengurus baru PB PGRI Masa Bhakti XXIII Tahun 2023-2028

JAKARTA, Satunurani.com Kamis ,(16/11/2023). Pucuk pimpinan PB PGRI resmi berganti, dari ketua sebelumnya Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., beralih kepada Dr. Teguh Sumarno, M.M., untuk masa Bhakti XXIII Tahun 2023-2028.

Peralihan kepemimpinan tersebut berdasarkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar pada tanggal 3-4 November 2023 di gedung Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Sebagai bukti keabsahan kepengurusan hasil KLB, maka Teguh Sumarno bersama jajaran pengurus PB PGRI melakukan konsolidasi terhadap para pengawas dan Guru di gedung PB PGRI Jalan Tanah Abang 3 Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2023).

Dalam acara tersebut, Teguh Sumarno menjelaskan bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) yang melahirkan kepengurusan baru sudah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Sebagaimana bukti pengesahan tersebut ditunjukkan oleh Sekjen PB PGRI Dr. Mansyur Arsyad, M.Pd., yakni No. AHU.0001568.AH.01.08 Tahun 2023 tentang Persetujuan Perubahan Perkumpulan Persatuan Guru Republik Indonesia.

Dengan disahkannya kepengurusan tersebut, maka pengurus lama yang dijabat oleh Prof. Dr. Unifa Rosyidi, M.Pd., dengan Sekjen HA. Ali Rahim dinyatakan tidak berlaku lagi.

Untuk itu, kepengurusan baru PB PGRI akan memulai kegiatan pelayanan sebagaimana pengenalan dan orientasi terhadap lingkungan kantor dan gedung PB PGRI bersama jajaran pengurus PGRI Provinsi dan daerah, Kamis (16/11/2023) baru ini.

Dalam menjalankan amanah yang diembannya, kepengurusan yang baru akan selalu siap memberikan pelayanan terutama dalam membedah berbagai kendala atau kesulitan pelayanan yang dialami oleh para anggota yang mengalami kebuntuan pelayanan dan komunikasi.

Berkaitan dengan itu,Teguh Sumarno siap melakukan kerjasama dengan pemerintah sebagaimana nasib Guru Se Indonesia sangat bergantung terhadap kebijakan pemerintah.

“Sejak dari daerah hingga Provinsi, dari dulu kami bermitra dengan pemerintah. Jadi, jajaran pengurus sudah berkomitmen satu misi dan satu visi dan tidak pernah berfikir untuk berbeda dengan pemerintah,” terang Teguh Sumarno di sela acara konsolidasi dan ramah tamah bersama jajaran pengurus Provinsi dan daerah yang datang dari berbagai wilayah.

Teguh menambahkan, di awal kepemimpinannya pihaknya akan memberikan atensi terhadap peningkatan status honorer yang saat ini jumlahnya mencapai 500 ribu orang.

Kaitan dengan upaya tersebut, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah melalui Kemendikbud sebagai mitra kerja yang memiliki tanggungjawab untuk menyelesaikan dan mengangkat status mereka.

“InsyaAllah teman-teman yang ada di Aceh, NTB, Papua, juga akan kami perjuangkan dalam bingkai Kebhinekaan untuk kesejahteraan bersama,” pungkas Teguh Sumarno yang masih merangkap sebagai Ketua PGRI Jawa Timur itu. (Sullam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Logo ATM - GIF 02-Small

POPULER

REKOMENDASI

MUNGKIN ANDA MELEWATKAN INI

iklan02