BERSATU KITA KUAT

Diduga Cemari Udara, Cerobong PT. PNM Keluarkan Asap Hitam Pekat

Komentar 0
foto: Cerobong PT. PNM keluarkan asap hitam
foto: Cerobong PT. PNM keluarkan asap hitam

BEKASI, Satunurani.com Senin, (16/10/2023). Tanggap darurat bencana di musim kemarau masih dirasakan di Indonesia, khususnya wilayah Sukaringin, Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, dimana Pemerintah mensosialisasikan tanggap darurat terutama polusi, dimana masyarakat dilarang membakar sampah sembarangan karena berdampak kebakaran dan mengurangi polusi udara.

Namun kenyataannya berbeda di wilayah Sukaringin, salah satu perusahaan swasta terlihat jelas ada asap yang sangat hitam pekat keluar dari bibir cerobong perusahaan herbel tersebut.

Gumpalan asap pun melambung tinggi ke angkasa hingga radius 1 kilo meter pun masih terlihat asap hitam yang mengurai ke atas.

“Seyogyanya satgas Pengendalian Pencemaran Udara bentukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) responsif dalam melakukan pengawasan di Kabupaten Bekasi, atas sumber-sumber pencemaran tidak bergerak seperti cerobong industri,” ujar Ketua Umum LSM Baladaya Izhar Ma’sum Rosadi.

Hal ini sangatlah fatal, pencemaran udara memiliki dampak terhadap kesehatan di antaranya adalah gangguan saluran pernafasan, penyakit jantung, kanker berbagai organ tubuh, gangguan reproduksi dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

Tidak hanya itu, dampak pencemaran udara dari asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok, dan lain-lain bisa memicu terjadinya gangguan pernafasan, seperti asma, ISPA, dan kanker paru-paru. Selain itu, pencemaran udara juga bisa berakhir pada berkurangnya kadar oksigen di dalam tubuh manusia.

Sementara adanya kejadian tersebut, pihak HRD PT. PNM berkomentar bahwa ini sedang ada perbaikan.

“Boiler sedang ada perbaikan sekalian setting lagi. saya pun sempat memanggil bagian tersebut. Memang benar sedang ada perbaikan,” ucap Hadi HRD PT. PNM.

“Bukan sengaja karena kita lagi setting. Kita tahu asap hitam gini, makannya kita cari settingan yang ngga mengeluarkan asap hitam. Kita tahu kondisi seperti ini tidak bagus, makannya kita lakukan perbaikan dan setting mesin. Dari boiler sedang tahap setting, baru kali ini sebelumnya tidak seperti ini,” sambungnya.

Anehnya ketika disinggung terkait beberapa sering untuk membuang asap hitam tersebut, dirinya mengatakan setiap bulan, dalam arti ini jelas jelas udara dan lingkungan sudah pasti tercemar.

Menanggapi hal tersebut, kami sebagai awak media sebagai control sosial meminta tanggapan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi dengan adanya dugaan pencemaran udara.

Kami berharap pihak Dinas terkait segera mengambil tindakan tegas dan langkah antisipasi agar tidak ada warga masyarakat yang terpapar penyakit. (Drt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Logo ATM - GIF 02-Small

POPULER

REKOMENDASI

MUNGKIN ANDA MELEWATKAN INI

iklan02