Hello from MU plugin

ASMC Aktifkan Siaga Level 3, Kabut Asap Lintas Negara Ganggu Aktivitas Warga ASEAN

Array
Komentar 0
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)

satunurani.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia memicu kabut asap lintas batas yang berdampak pada sejumlah negara Asia Tenggara. Menyikapi kondisi tersebut, ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) menetapkan Status Siaga Level 3 untuk kawasan ASEAN bagian selatan pada Jumat (16/10/2026).

Status tersebut diberlakukan ketika risiko kabut asap lintas negara yang parah meningkat, ditandai dengan penyebaran asap sedang hingga pekat secara luas selama sedikitnya dua hari berturut-turut. ASMC tercatat telah mengaktifkan status siaga ini dua kali sepanjang 2026.

Dampaknya dirasakan di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste. Data IQAir pada Sabtu (17/10/2026) menempatkan Singapura dan Kuala Lumpur masing-masing di posisi kedua dan ketiga kota besar paling berpolusi di dunia, di bawah Baghdad. Di Timor Leste, kualitas udara tidak sehat juga melanda Dili hingga pemerintah setempat meliburkan sekolah.

Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kabut asap tebal mengganggu kesehatan dan penghasilan warga. Marzuki (38), seorang mekanik, mengatakan kepada AFP bahwa kondisi tahun ini terasa lebih buruk dibandingkan kabut asap pada 2015. Sementara itu, Joko (51), pekerja bangunan harian, mengaku tetap harus bekerja di luar ruangan meski asap menyebabkan sesak napas dan iritasi mata.

Krisis tersebut memicu desakan dari masyarakat negara tetangga agar ASEAN mengambil tindakan. Zul Hafiz (39) dan Khairul Azhar (33), warga Malaysia, menilai kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat dan meminta persoalan tersebut segera ditangani.

Pemerintah Indonesia melakukan upaya penanganan dengan menyemaikan 2,4 ton es kering menggunakan pesawat di salah satu bandara utama Sumatera Selatan pada 17 Oktober. BNPB menyebut kabut asap telah mengurangi jarak pandang, mengganggu penerbangan, serta membahayakan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Singapura berencana mengeluarkan peringatan resmi kepada tujuh perusahaan di Indonesia yang teridentifikasi bertanggung jawab atas kebakaran. Filipina juga memastikan persoalan kabut asap lintas batas akan dibahas dalam rangkaian pertemuan menjelang KTT ASEAN di Manila pada November 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT