Tangerang Selatan – Dua korban ledakan di kawasan pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mengalami luka bakar serius dengan tingkat cedera mencapai 58 hingga 82 persen. Keduanya, Andre Ahmad dan Andri Rahmanto, dirujuk ke rumah sakit lain untuk memperoleh penanganan medis lanjutan, termasuk kemungkinan tindakan dari dokter spesialis bedah plastik.
Humas RSU Pamulang, Lasdo, mengatakan kondisi kedua korban memerlukan perawatan lebih lanjut karena tingkat keparahan luka yang dialami. Sementara itu, korban lain bernama Maman menjalani operasi akibat luka robek pada tangan kanan yang disertai kerusakan arteri dan tendon. Menurut Lasdo, cedera tersebut masih dapat ditangani di RSU Pamulang dan pasien kini menunggu tahapan perawatan selanjutnya. “Luka sobek dengan ruptur arteri dan tendon bisa kita tangani di sini,” katanya, Kamis (15/10/2026).
Secara keseluruhan, ledakan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) malam itu menyebabkan 13 orang menjadi korban. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 11 lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati.
Di sisi lain, kepolisian masih menyelidiki penyebab ledakan dengan mengumpulkan bukti dari lokasi kejadian. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan 18 kamera pengawas (CCTV) saat olah tempat kejadian perkara (TKP) kedua pada Kamis (15/10/2026).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Imron Ermawan, menjelaskan bahwa rekaman CCTV dari sejumlah titik, termasuk bangunan yang terdampak ledakan, akan diperiksa untuk mengetahui kondisi lokasi sebelum insiden. Pemeriksaan tersebut juga ditujukan untuk mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan. Meski demikian, polisi belum menetapkan penyebab pasti ledakan tersebut.
Sementara itu, tim Puslabfor menemukan sejumlah komponen di lokasi, termasuk tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, dan sebuah dinamo. Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, mengatakan pihaknya masih akan memeriksa instalasi listrik dan kondisi dinamo untuk mengetahui kemungkinan kerusakan yang dapat memicu percikan api. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan membantu penyidik mengungkap penyebab ledakan di Pasar Cimanggis.










Leave a Reply