Hello from MU plugin

Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Daftar Merek yang Disasar

Array
Komentar 0
6ac72c1e95890-produk-makanan-indonesia-di-rak-supermarket_ceritakita

Jakarta — Seruan boikot terhadap sejumlah produk dan merek asal Indonesia kembali ramai di media sosial Malaysia. Aksi tersebut muncul setelah persaingan Indonesia dan Malaysia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 memanas di dunia maya.

 

Sejumlah warganet Malaysia menyerukan agar masyarakat setempat tidak membeli atau menggunakan produk Indonesia yang beredar di Negeri Jiran. Seruan tersebut tidak hanya menyasar makanan dan minuman, tetapi juga restoran, produk kecantikan, hingga berbagai merek Indonesia lainnya.

 

Beberapa nama yang ikut disebut dalam seruan boikot antara lain Indomie, Kopi Kenangan, J.Co Donuts, Garuda Indonesia, dan Eiger. Sejumlah restoran serta gerai makanan dan minuman asal Indonesia yang beroperasi di Malaysia juga menjadi sasaran.

 

Sentimen tersebut kemudian meluas ke sektor hiburan. Warganet Malaysia juga menyerukan pembatasan terhadap musik, konser, serta penampilan artis Indonesia di Malaysia. Hal ini membuat perseteruan yang awalnya berkaitan dengan sepak bola merambah ke ranah ekonomi dan budaya.

 

Salah satu pemicu lainnya adalah unggahan sejumlah akun maupun merek Indonesia di media sosial yang dinilai menyindir Malaysia setelah Timnas Indonesia berhasil melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Konten dari merek perawatan pria Kahf, misalnya, menuai reaksi keras warganet Malaysia hingga perusahaan tersebut menyampaikan permintaan maaf.

 

Meski seruan boikot ramai di media sosial, pemerintah Indonesia menilai situasi tersebut belum berdampak terhadap aktivitas perdagangan kedua negara. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Atase Perdagangan dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk memantau kondisi di lapangan.

 

Budi menyebut aktivitas perdagangan Indonesia-Malaysia masih berjalan normal. Ia menilai seruan boikot yang muncul di media sosial lebih merupakan respons sesaat dan tidak mengganggu hubungan perdagangan bilateral kedua negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Logo ATM - GIF 02-Small

POPULER

REKOMENDASI

MUNGKIN ANDA MELEWATKAN INI

iklan02