PALU, Satunurani.com – Senin, (19/01/2026). Vivi Irade S.E selaku Anggota DPRD Kota Palu Asal Gerindra dari Dapil Tawaeli–Palu Utara, mengungkapkan rasa prihatin atas kejadian Peristiwa perampokan di Indomaret Kayumalue Ngapa yang menimpa karyawan dan pihak pengelola toko.
Wanita yang akrab di sapa Ka Vivi menilai insiden seperti harus menjadi perhatian serius semua pihak, khususnya pelaku usaha yang beroperasi hingga 24 jam.
Vivi tak lupa mengimbau para pemilik usaha, terutama minimarket dan tempat usaha lain yang buka sepanjang hari, agar meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan.
Menurut Vivi, langkah antisipasi dapat dilakukan dengan menjalin koordinasi yang lebih intens bersama pihak kepolisian, pemerintah kelurahan, serta aparat keamanan setempat, guna mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi standar operasional keamanan, terutama pada jam-jam rawan, seperti pagi hari saat toko baru dibuka.
“Keamanan karyawan harus menjadi prioritas utama, karena mereka adalah pihak yang paling rentan ketika terjadi tindak kriminal,” ujarnya.
Di sisi lain, Vivi Irade memberikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang dengan cepat merespons kejadian tersebut sehingga pelaku berhasil diamankan.
“Respons cepat warga patut diapresiasi, tetapi yang paling penting adalah tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan keamanan di sekitar kita,” tutup Vivi.
Sebelumnya di ketahui kejadian berlangsung pada Minggu Pagi (18/1), Indomaret Kayumalue, Palu Utara, menjadi sasaran perampokan oleh pria bersenjata parang sekitar pukul 06.50 Wita. Pelaku mengancam karyawan Rifaldi (21), merampas ponselnya, membawa kabur sejumlah rokok serta memaksa membuka brankas. Karena kunci tidak dipegang korban, pelaku nekad melakban mulut, tangan, dan kaki Rifaldi seperti adegan di film-film.
Sekitar pukul 07.20 Wita, kepala shift Suci Ramadani datang dan berteriak meminta bantuan saat berhadapan dengan pelaku. Pelaku panik dan melarikan diri, namun berhasil ditangkap warga di Kelurahan Kayumalue Pajeko dan diserahkan kepada polisi. Kapolsek Tawaeli Iptu Zulham Abdillah memastikan korban selamat dan pelaku telah diamankan untuk diproses lebih lanjut. Polisi menyita parang, sepeda motor, uang tunai, rokok, dan ponsel korban, dengan total kerugian hampir Rp5 juta. (BungPut)










Leave a Reply