MALANG, Satunurani.com – Sabtu, (05/09/2026). Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) membekali jajaran panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 dengan pelatihan soft skill dan outbound.
Pembekalan tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kecerdasan emosional, serta membangun soliditas tim. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan proses orientasi mahasiswa baru yang ramah, inklusif, humanis, dan bebas dari praktik yang tidak mendidik.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Abdoel Radjab, Jumat (4/9/2026), diikuti seluruh jajaran panitia PKKMB yang merupakan delegasi dari berbagai Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Unikama.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) Unikama, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd, mengapresiasi komitmen peserta yang hadir tepat waktu.
Menurutnya, kedisiplinan menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter calon panitia PKKMB.
“Ini bukti saudara mengawali soft skill ini dengan disiplin yang tinggi disertai loyalitas,” ujarnya.
Rangkaian pembekalan berlangsung Jumat hingga Sabtu, 4–5 September 2026, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan outbound di kawasan Coban Talun, Kota Batu.
Ketua Panitia PKKMB, Romadhon, M.Pd, mengatakan pembekalan tersebut menjadi tahap penting sebelum panitia terjun langsung mendampingi mahasiswa baru.
“Kegiatan ini menjadi semacam kawah candradimuka, proses pembentukan karakter sebelum mereka mendampingi adik-adiknya,” katanya.
Materi pelatihan meliputi pemetaan kecerdasan emosional, strategi komunikasi, Self-Leadership & Emotional Intelligence, Growth Mindset, literasi digital, hingga Training Motivation dengan tema pemimpin masa depan yang menjunjung tinggi kearifan lokal.
Para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai kepemimpinan diri dan kemampuan mengelola emosi ketika menghadapi berbagai situasi.
Sejumlah narasumber turut memberikan materi, di antaranya Wakil Rektor I Unikama Dr. Choirul Huda, M.Si, Direktur DKA Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd, serta Alim Mustofa, S.Sos., SH., M.AP, mantan Ketua Bawaslu Kota Malang yang juga aktivis Komunitas Malang untuk Demokrasi.
Sementara itu, Dr. Akhmad Jufriadi, M.Si, aktivis kebangsaan, memberikan materi motivasi mengenai kepemimpinan masa depan yang tetap berpijak pada kearifan lokal.
Pembekalan kemudian diperkuat melalui kegiatan outbound di alam terbuka. Para peserta menghadapi berbagai tantangan simulatif yang dirancang untuk melatih kepemimpinan cepat tanggap (agile leadership), kemampuan mengambil keputusan, serta pemecahan masalah di bawah tekanan.
Dinamika kelompok tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan ketahanan mental panitia sebelum menghadapi dinamika saat pelaksanaan PKKMB.
“Panitia adalah wajah pertama yang dilihat mahasiswa baru. Mereka tidak hanya dituntut cakap secara teknis, tetapi harus memiliki kepekaan rasa, keteladanan, dan ketahanan mental dalam mengawal iklim akademik yang sehat,” ujar Romadhon.
Melalui pembekalan tersebut, panitia PKKMB Unikama diharapkan mampu mengubah tradisi penyambutan mahasiswa baru menjadi ruang pembinaan yang inspiratif, aman, humanis, dan berorientasi pada masa depan.
Dengan bekal kepemimpinan, komunikasi, kecerdasan emosional, dan kemampuan bekerja dalam tim, panitia diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus menciptakan pengalaman awal yang positif bagi mahasiswa baru Unikama. (Saiful Rahman)









Leave a Reply