BERSATU KITA KUAT

Silaturahmi dan Mujahadah, Kader NU Semangati Pemilu Damai

Komentar 0
foto: Banner Caleg DPR RI Abdul Rohim
foto: Banner Caleg DPR RI Abdul Rohim

JEMBER, Satunurani.com Minggu, (28/01/2024). Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas keagamaan terbesar di Indonesia saat ini berusia lebih 1 abad. Di usianya yang ke 101 H/98 M hari lahir (Harlah)nya, diperingati dengan resepsi temu kader yang dikemas dengan silaturrahmi dan mujahadah.

Hal itu dimaksudkan agar tali persaudaraan sesama kader tetap terpelihara serta kaderisasi NU terus berjalan. Selain itu, momentum Harlah menjadikan refleksi diri dalam menjaga Marwah NU sebagaimana diamanahkan oleh pendirinya KH. Hasyim Asyari pada Tahun 1926 silam.

Seperti yang dilakukan oleh Korwil NU wilayah 11 yang meliputi 5 wilayah Kecamatan Balung, Wuluhan, Ambulu, Rambipuji dan Tempurejo. Harlah kali ini bertempat di Balai Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur itu diawali dengan Tahtimul Qur’an sejak pagi hari, Sabtu,(27/01/2024).

foto: Silaturahmi dan Mujahadah Harlah NU ke 101 H/98 M

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan jajaran pengurus, di antaranya KH. Muhammad Siriyanto PBNU Pusat Jakarta, KH. Akhsanul Haq PW NU Jawa Timur dan Dr. KH. ABD Hamid Pujiono Sekretaris PC NU Jember, beserta dari Badan Otonom NU, Banser dan lainnya.

“Serangkaian acara silaturrahmi dan mujahadah dalam upaya penguatan spiritual dan taujihat. Mujahadah sebagai upaya memantapkan kesungguhan dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan dari Allah,” terang Ketua MWC NU Kecamatan Tempurejo Drs. HM. Hasyim AS, MSi disela-sela acara MSi.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sidodadi Kecamatan Tempurejo, Suyono menjelaskan, kaitan acara silaturrahmi dan mujahadah Kader penggerak Nahdlatul Ulama (NU) ini, pihaknya memberikan fasilitas pendopo serta sebagian ruangan Desa lainnya sebagai tempat pelayanan kepanitiaan dan para tamu undangan.

“Alhamdulillah kami dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ritual keagamaan yang diselenggarakan oleh ormas keagamaan terbesar yakni NU,” ungkap Suyono yang juga kader NU tersebut.

Di tempat yang sama, salah satu Ketua kontingen peserta dari MWC NU Balung yakni Hanif Fauzi menjelaskan, dalam kesempatan ini pihaknya bersama kurang lebih 300 peserta dari MWC NU Balung turut serta hadir untuk mengikuti berbagai acara dan siap menyimak semua tausiyah yang akan disampaikan oleh para sesepuh NU dan pengurus NU.

foto: Hanif Fauzi, Sekretaris MWC NU Kecamatan Balung

Menurutnya, acara tersebut tidak ada kaitannya dengan agenda politik untuk kepentingan pasangan Capres-Cawapres maupun para calon legislatif. Nahdlatul Ulama ingin memberikan kesejukan dan rasa aman dan damai dalam situasi politik yang kian memanas. Namun demikian, ia tidak keberatan bagi siapapun yang mau mengambil simpati dengan catatan dilakukan di luar area kegiatan. Semisal pemasangan spanduk maupun banner berbagai ucapan atas terselenggaranya acara tersebut.

“Saya melihat ada calon legislatif yang cerdas melihat momentum ini. Seperti pemasangan spanduk ucapan selamat untuk acara silaturrahmi dan mujahadah yang dipasang di area pintu masuk tempat acara oleh caleg DPR RI atas nama Abdul Rohim dari Partai Bulan Bintang (PBB). Dan sepertinya mereka berinisiatif sendiri tanpa diminta. Dan itu sah-sah saja. Karena kader NU ada di beberapa partai politik dan banyak yang ikut dalam kontestasi pemilihan legislator. Dan kami hanya bisa mendo’akan semoga sukses semuanya,” timpal Hanif Fauzi Sekretaris MWC NU Kecamatan Balung yang juga kerabat dari keluarga mantan ketua PW NU Jawa Timur Prof. Dr. Ali Maschan Moesa itu. (Lam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Logo ATM - GIF 02-Small

POPULER

REKOMENDASI

MUNGKIN ANDA MELEWATKAN INI

iklan02