Hello from MU plugin

IHSG Ambruk 157 Poin pada 12 Oktober 2026, Seluruh 11 Sektor Saham Melemah

Array
Komentar 0
695cfcf037140-ihsg_1265_711

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2,59 persen ke level 6.936,15 pada perdagangan Senin (12/10/2026). Indeks kehilangan 157,61 poin di tengah tekanan sentimen global, kenaikan harga minyak, dan kekhawatiran arus modal asing. Indeks LQ45 juga melemah 1,79 persen ke posisi 690,90.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menilai ketidakpastian global masih membebani pasar saham domestik. Harga minyak mentah Brent yang bertahan di atas US$100 per barel, potensi keluarnya modal dari pasar obligasi Indonesia, serta isu terkait MSCI menjadi sejumlah faktor yang dicermati investor.

Pelaku pasar juga memantau arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed), imbal hasil US Treasury, serta risiko geopolitik yang memicu gejolak pasar keuangan global.

Ketegangan di Timur Tengah turut menjadi perhatian setelah kelompok Houthi dilaporkan menyerang sejumlah lokasi di Arab Saudi, termasuk infrastruktur minyak Aramco dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Situasi tersebut menambah ketidakpastian di kawasan yang memiliki peran penting dalam industri energi dunia.

Dari dalam negeri, rupiah melemah 0,08 persen ke level Rp17.899 per dolar AS. Kekhawatiran terhadap potensi aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell juga menjadi sentimen yang membayangi pergerakan IHSG.

Tekanan melanda seluruh 11 sektor saham dalam indeks sektoral IDX-IC. Sektor energi mencatat penurunan terdalam sebesar 5,88 persen, disusul sektor industri yang melemah 5,20 persen dan infrastruktur sebesar 4,72 persen. Meski mayoritas saham terkoreksi, sejumlah saham seperti BIKE, TFCO, ZONE, IFSH, dan MINE masih mencatatkan penguatan.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencapai 1,85 juta transaksi dengan volume 57,73 miliar saham dan nilai Rp13,57 triliun. Sebanyak 632 saham melemah, 118 saham menguat, sedangkan 213 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Asia bergerak bervariasi. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,25 persen ke 24.271,20, sedangkan Shanghai Composite China menguat 0,43 persen ke 3.797,24. Berbeda dengan kedua indeks tersebut, IHSG mengakhiri perdagangan dengan koreksi tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT