BERSATU KITA KUAT

Ratusan Orang Ditangkap dalam Aksi Demo Anti-Lockdown di Australia

Komentar 0
ilustrasi (Foto: Getty Images/Lisa Maree Williams)
ilustrasi (Foto: Getty Images/Lisa Maree Williams)

Jakarta – Ratusan orang ditangkap setelah bentrokan antara para demonstran anti-lockdown dan polisi di dua kota terbesar Australia, Sydney dan Melbourne pada hari Sabtu ini. Bentrokan terjadi di saat negara itu mencatat kenaikan paling tajam dalam kasus COVID-19 harian sejak pandemi dimulai.

Sydney, ibu kota negara bagian New South Wales (NSW) mencatat 825 kasus COVID-19 – rekor untuk seluruh Australia – sehari setelah otoritas memperpanjang lockdown Sydney hingga setidaknya September untuk mengendalikan varian Delta.

“Tidak peduli seberapa keras kita bekerja, tidak peduli jika 99 persen orang melakukan hal yang benar, ada elemen Delta yang tidak dapat dikendalikan siapa pun,” kata premier atau pemimpin NSW, Gladys Berejiklian kepada media seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (21/8/2021).

Wabah Corona yang meningkat di Melbourne, negara bagian Victoria juga mendorong lockdown diperpanjang di seluruh negara bagian pada hari Sabtu.

Tetapi perintah tetap tinggal di rumah tersebut tidak menghalangi ribuan orang untuk melampiaskan kemarahan dalam aksi demo menentang aturan lockdown. Polisi bahkan harus menggunakan semprotan merica dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa.

Tujuh polisi terluka dan lebih dari 200 orang ditangkap dalam protes “kekerasan dan melanggar hukum”, kata Kepolisian Victoria dalam sebuah pernyataan.

“Meskipun ada beberapa demonstran damai yang hadir, mayoritas dari mereka yang hadir datang dengan tujuan kekerasan,” ujar kepolisian.

Sementara itu di Sydney, lebih dari 1.500 polisi dikerahkan, memasang penghalang jalan dan melakukan puluhan penangkapan saat sekitar 250 orang berkumpul di sana.

Kerumunan besar warga juga dilaporkan pada aksi demo anti-lockdown di Brisbane.

Australia sejauh ini telah mencatat lebih dari 42.000 kasus infeksi virus Corona dalam populasi lebih dari 25 juta sejak pandemi dimulai, dengan 974 kematian terkait dengan virus tersebut.

 

Sumber : https://news.detik.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

REKOMENDASI UNTUK ANDA

ARTIKEL TERKAIT